Home » Detoks Digital: Cara Sehat Lepas dari Ketergantungan Gadget

Detoks Digital: Cara Sehat Lepas dari Ketergantungan Gadget

by Trisno Heriyanto

Penulis: Rena Dwi Astuti

Pernahkah kamu memainkan gadget atau smartphone sampai berjam-jam? Atau bahkan sampai menunda pekerjaan penting yang telah menunggumu? Mungkin, kamu sedang mengalami kecanduan dengan gadget atau smartphone.

Menurut penelitian, sekitar 61% orang mengakui bahwa mereka kecanduan internet dan layar digital. Hal itu tentu sangat berdampak dengan kehidupan mereka. Terutama untuk orang-orang yang memiliki pekerjaan yang berkaitan dengan keselamatan seseorang.

Koneksi digital juga diketahui dapat memengaruhi kualitas hidup dan menjadi pengaruh yang buruk untuk indra seseorang. Itulah mengapa, beristirahat sejenak dari berbagai aplikasi media sosial dan menjauh dari layar dapat bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik seseorang.

Di sinilah, detoks digital berperan. Detoks digital dapat dilakukan dalam beberapa periode waktu di mana seseorang sengaja mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan untuk online pada gadget mereka. Bahkan, mereka dapat memilih untuk memutus koneksi sepenuhnya.

Pengaruh Ketergantungan Gadget dengan Kesehatan Mental

Di era saat ini, seseorang memang sulit untuk melepaskan diri dari teknologi. Mulai dari laptop hingga smartphone. Akibatnya, seseorang menghabiskan banyak waktu untuk menatap layar gadget daripada sebelumnya. 

Menurut Toolkit Lifeline, orang-orang menghabiskan banyak waktu dengan menonton layar. Rata-rata, seseorang menghabiskan empat jam waktu luang untuk menggunakan gadget. Kedengarannya tidak banyak, tetapi jika ditotal, berarti sekitar 25% waktu bangun seseorang dihabiskan dengan menatap gadget.

Meskipun teknologi tidak diragukan membawa banyak manfaat, teknologi juga dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan mental, kesehatan fisik, hubungan, dan kesejahteraan seseorang secara keseluruhan. Misalnya, isu bullying yang kerap terjadi di internet menyebabkan seseorang harus mengalami depresi bahkan hingga kehilangan nyawa.

Tidak hanya itu, tren media sosial juga terkadang memengaruhi hidup seseorang. Tren itu dijadikan standar yang tidak masuk akal. Sehingga seseorang akan merasa ia kekurangan atau tidak percaya diri karena tidak sesuai dengan standar yang dibentuk dari tren media sosial tersebut.

Sayangnya, walaupun hal ini banyak terjadi di kalangan masyarakat dunia, banyak orang masih kesulitan dalam mengurangi waktu menonton layar. Meskipun demikian, cara-cara di bawah ini bisa membantumu dalam melakukan detoks digital dengan mudah:

Cara Detoks Digital dengan Mudah

1. Matikan Notifikasi

Cara yang paling mudah untuk melakukan detoks digital adalah dengan mematikan seluruh notifikasi media sosial yang kamu gunakan. Hal ini dapat membantumu terdistraksi dengan bunyi atau banner notifikasi pada gadgetmu. 

Memang, mematikan notifikasi terkadang sulit dilakukan untuk beberapa hal yang sangat pentibng. Namun, kamu juga bisa memulainya dengan mengaktifkan fitur “do not disturb/jangan ganggu” pada gadgetmu sebagai langkah awal. Atur periode waktu “do not disturb” untuk 4-5 jam terlebih dahulu dalam satu hari. Nantinya, kamu akan terbiasa untuk hidup tanpa notifikasi yang dapat menjadi distraksimu.

2. Jangan Bawa Gadget ke Toilet

Salah satu hal yang membuat seseorang kecanduan gadget adalah dengan membawa gawai mereka kemana-mana. Termasuk ke area privat seperti toilet. Banyak orang merasa resah jika tidak membawa gadget ke toilet. Padahal, mereka tidak butuh menggunakan gadget di dalam toilet.

Saat melakukan detoks digital, kamu bisa menaruh gadgetmu terlebih dahulu jika ingin pergi ke toilet. Jangan bawa gadget ke dalam toilet apalagi memainkannya dengan waktu yang lama ketika kamu sedang membuang air atau mandi. Jika kebiasaan meninggalkan gadget saat pergi ke toilet, nantinya detoks digitalmu akan berhasil dan kamu tidak akan lagi kecanduan gadget. 

3. Letakkan Gadget di Tempat yang Tidak Terlihat saat Berkumpul

Sebagai makhluk sosial, seseorang pasti membutuhkan orang lain untuk berkumpul, berdiskusi, bekerja, bermain, dan lainnya. Jika kamu sedang melakukan aktivitas sosial ini, jangan biarkan gadgetmu dapat kamu lihat atau kamu letakkan di tempat yang terlihat. Sebab, hal itu dapat menarik perhatianmu dari aktivitas sosial seperti rapat, berkumpul, atau bermain dengan rekanmu.

Kamu bisa menaruh gadget di dalam tas atau di dalam saku ketika sedang berkumpul. Selain itu, ketika kamu meletakkan gadget di tempat yang tidak terlihat, kamu juga akan menurunkan kecenderungan untuk selalu menatap layar gadget setiap saat. Sebab, kamu akan fokus dalam obrolan yang sedang berlangsung. Ini dapat membantumu mengurangi kecanduan gadget.

4. Lakukan Detoks Digital Minimal 30 Hari

Detoks digital tidak bisa dilakukan hanya dalam satu atau dua hari saja. iPhone bahkan mencatat perilaku penggunanya dalam menggunakan produk mereka setiap satu minggu. Grafik akan menunjukkan perilaku penggunanya dalam menggunakan gadget, apakah menunjukkan penurunan, stabil, atau justru meningkat.

Ketika kamu sedang melakukan detoks digital, lakukan tiga hal di atas seperti matikan notifikasi, jangan bawa gadget ke toilet, dan letakkan gadget di tempat yang tidak terlihat saat berkumpul, selama 30 hari penuh. Hal itu dapat membantumu membentuk kebiasaan baru di kehidupan dan aktivitas sehari-hari. 

Setelah melakukan detoks digital selama 30 hari, kamu akan merasakan perubahan dalam dirimu. Gadget juga akan mencatat kalau penggunaan gadgetmu pasti akan menurun melalui grafik laporan screen time mingguan atau bulanan. 

You may also like